Dasar-dasar Elektronika
Dasar-dasar elektronika disini akan membahas mengenai pengetahuan tentang elektronika yang paling dasar dari beberapa komponen elektronika yang biasa digunakan dalam membuat suatu perangkat elektronik. Hal ini dimaksudkan supaya kita mendapat pengetahuan yang cukup mengenai komponen-komponen apa yang akan digunakan untuk membuat suatu perangkat elektronik.
Semiconduktor
Komponen elektronik pertama yang dibahas di dalam dasar-dasar elektronika kali ini adalah Semikonduktor. Beberapa pengertian dan pengetahuan yang perlu anda ketahui yang berkaitan dengan semikonduktor adalah sebagai berikut :
Bahan atau material yang dapat mengalirkan arus listrik disebut Konduktor, misalnya besi, tembaga, kawat dan juga emas dan perak dapat mengalirkan arus listrik. Sedangkan bahan atau materal yang menghambat atau tidak mengalirkan arus listrik disebut Isolator, misalnya karet, kaca, mika, kain dan lain-lain.
Bahan atau materal yang sebagian bersifat konduktor dan sebagian lagi bersifat isolator disebut Semikonduktor. Bahan semikonduktor ini konduktivitasnya dapat dikendalikan. Salah satu contoh material yang memiliki sifat semikonduktor adalah Silikon.
Untuk mendapatkan pendalaman mengenai dasar-dasar elektronika, penjelasan berikut dari Wikipedia mengenai Silikon, diharapkan dapat membantu anda. Menurut Wikipedia, Silikon adalah suatu unsur kimia dalam tabel periodik yang memiliki lambang Si dan nomor atom 14. Merupakan unsur terbanyak kedua di bumi. Silikon hampir 25.7% mengikuti beratnya. Biasanya dalam bentuk silikon dioksida (silika) dan silikat. Silikon sering digunakan untuk membuat serat optik dan dalam operasi plastik digunakan untuk mengisi bagian tubuh pasien dalam bentuk silikone. Silikon dalam bentuk mineral dikenal pula sebagai zat kersik.
Silikon ini juga merupakan bahan yang paling umum digunakan untuk membuat perangkat elektronik. Silikon ini bahan utamanya adalah pasir, dan diperkirakan bahwa satu mill kubik air laut berisi 15.000 ton silikon yang berputar dan tumbuh menjadi kristal yang tersetruktur dan membelah dirinya menjadi suatu komponen elektronik.
Unsur atom di dalam silikon murni terdapat empat elektron yang disebut valensi elektron. Germanium merupakan salah satu contoh bahan semikonduktor yang memiliki emapat valensi elektron. Silikon murni ini tidak mengandung unsur yang dapat mengalirkan arus listrik. Dalam kondisi demikian, silikon ini bersifat isolator. Tetapi dengan manambahkan fosfor kedalam, maka silikon ini akan berfungsi sebagai konduktor, yang dapat mengalirkan arus listrik.
Demikian ulasan pertama mengenai dasar-dasar elektronika ini yang membahas tentang semikonduktor. Semoga dasar-dasar elektronika ini dapat berguna bagi anda semua. Jangan lewatkan pula ulasan-ulasan mendatang mengenai dasar-dasar elektronika yang lain.