• Contact Us
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Sitemap
Teknik Elektro

Teknik Elektro | Elektronika Dasar | Pengertian Elektronika | Belajar Elektronika

Home » Komponen Elektronika » Kapasitor

Kapasitor


Kapasitor yang lebih dikenal dengan nama Kondensator, adalah sebuah perangkat atau komponen elektronik yang dapat menyimpan energi listrik. Secara umum, sebuah kapasitor terdiri dari dua pelat logam yang terisolasi satu sama lain oleh dielektrik. Dielektrik adalah bahan yang dapat mempengaruhi nilai dari kapasitansi kapasitor. Kapasitansi sebuah kapasitor tergantung terutama pada bentuk dan ukurannya  tergantung dari kapasitas, cara kerja, dan tegangannya. Kapasitor memiliki satuan yang disebut Farad, dimana Farad ini diambil dari nama Michael Faraday, yaitu seorang ilmuwan Inggris yang mendapat julukan “Bapak Listrik”, karena berkat usahanya listrik menjadi teknologi yang banyak gunanya.

Kapasitor

Salah satu klasifikasi kapasitor berasal dari keadaan fisik dielektrik mereka, yang mungkin saja berupa gas (atau vakum), cair, padat, atau kombinasi dari semuanya. Masing-masing klasifikasi dapat dibagi sesuai dengan dielektrik tertentu yang digunakan. Secara lebih lanjut kapasitor dapat diklasifikasikan oleh kemampuan mereka untuk digunakan pada sirkuit AC (Alternating-Current) atau DC (Direct-Current) pada berbagai level saat ini.

Kapasitor atau kondensator ini juga dapat diklasifikasikan menjadi 3, yaitu kondensator yang memiliki kapasitas tetap, kondensator yang memiliki kapasitas variable dan kondensator yang memiliki kapasitas yang dapat disesuaikan. kondensator yang memiliki kapasitas tetap, artinya dia tidak akan berubah, kecuali terjadi variasi kecil yang disebabkan oleh fluktuasi suhu. Kondensator yang memiliki kapasitas variable artinya dapat ditetapkan secara terus menerus atau dapat ditetapkan pada suatu nilai tertentu tetapi ada batas nilai minimum dan maksimumnya. Sedangkan kondensator yang memiliki kapasitas yang dapat disesuaikan artinya kapasitansi dari suatu kondensator yang dapat disesuaikan dan diatur di salah satu atau beberapa nilai diskritnya.

Selain klasifikasi kapasitor di atas, ada tipe lain dari kapasitor, yaitu kapasitor elektrolitik yang menggunakan bedak tantalum yang dicampur dengan baking oksida mangan (MnO2) sebagai elektrolit. Kapasitor elektrolit ini tidak terpolarisasi dan dibuat untuk digunakan dalam sirkuit ac.

Salah satu contoh kondensator yang besar dapat kita lihat di dalam suatu perangkat komputer, dimana kondensator ini  digunakan dalam pasokan listrik untuk komputer tersebut. Kita bisa lihat bagaimana keramik dengan diskrit kecil dan kondensator tantalum dibangun di bagian luar dari paket chip atau dipasang mengelilingi chip pada motherboardnya.

 Demikianlah uraian singkat mengenai kapasitor ini. Semoga bermanfaat dan dapat menambah wawasan bagi anda.

Silahkan baca artikel terkait Kapasitor dibawah ini :

  • Teknik Dasar Elektronika
  • Induktor
  • Fungsi Multimeter
  • Rangkaian Elektronika

Iklan Terkait Kapasitor


Share Artikel Kapasitor

Tweet

Kategori

  • Alat Ukur Listrik
  • Elektronika Dasar
  • Info Elektronika
  • Komponen Elektronika
  • Rangkaian elektronika

Elektro Terbaru

  • Rangkaian Adaptor dan Cara Pembuatannya
  • Perbedaan Antara Elektronika Digital dan Analog
  • Pentingnya Alat Pendeteksi Medan Magnet Di Teknik Elektro
  • Alat Ukur yang Digunakan Dalam Mempelajari Elektronika Digital
  • Rangkaian Elektronika – Memahami Ragam Jenis Resistor
  • Teknik Elektro – Pembagian Konsentrasi Ilmu
  • Rangkaian Elektronika – Cara Mudah Membuat PCB

Top Articles

  • Perbedaan layar Super AMOLED dan Layar IPS LCD
  • Rangkaian Adaptor dan Cara Pembuatannya
  • Cara Membaca Skema Elektronika Dengan Benar
  • Rangkaian Elektronika
  • Mengenal Tipe Layar
  • Rangkaian Elektronika - Cara Mudah Membuat PCB
  • Karakteristik Dioda
  • Fungsi Multimeter
  • Multimeter atau Avometer


Kata Kunci: Dasar-dasar Elektronika,   Komponen Elektronika,   Rangkaian Elektronika,   Teknik Dasar Elektronika,   Teknik Elektro,   , kapasitor,artikel kapasitor,bagian-bagian kapasitor,prinsip kerja kapasitor,besar kecilnya kapasitas dari kondensator tergantung pada,cara kerja kapasitor pada komputer,fungsi kerja kapasitor,kapasitor elektronika,kapasitor yg dpat betubah nilai oleh suhu,prinsip kerja dari kondensator,teknik listrik,faktor yang mempengaruhi nilai kapasitas bagi kapasitor,faktor yang mempengaruhi kapasitansi suatu kapasitor,faktor yang mempengaruhi kapasitansi dari suatu kapasitor,contoh makalah kapasitor,contoh kapasitor ac,cara memperbesar nilai kapasitas pada kapasitor,cara memperbesar nilai kapasitas dari suatu nilai kapasitor,cara kerja kondensator,besar kecilnya kapasitas dari kondensator tergantung Dasar-dasar Elektronika, Komponen Elektronika, Rangkaian Elektronika, Teknik Dasar Elektronika, Teknik Elektro karakteristik dioda,layar ips,cara kerja dioda,fungsi multimeter,induktor,rangkaian elektronika,dioda,prinsip kerja dioda,fungsi dioda,pengertian dioda
L’Amourita Reviewed by Teknik Elektro Rating: 5


Copyright © 2013 Teknik Elektro,
Theme by Ultimate Theme.
You might also likeclose
  • none found - should be never happened.
eXTReMe Tracker
saujiro's Profile on Ping.sg