Sensor Kamera Ponsel
Artikel kali ini akan membahas mengenai Sensor Kamera Ponsel. Topik ini lebih mengenai elektronika yang bersifat lebih umum. Dulu awalnya kamera yang ditanamkan pada sebuah ponsel hanyalah sebuah fitur tambahan, bukan sebagai fitur utama. Tetapi pada akhirnya teknologi kamera pada ponsel berkembang pesat. Awalnya kamera yang ada pada ponsel memiliki kapasitas CIF atau VGA, kemudian berkembang menjadi 1,3MP lalu 2MP sampai saat ini Nokia 808 PureView telah mengusung kamera superior berkapasitas 41MP.
Saat ini sensor kamera ponsel sudah memiliki teknologi yang canggih dan memiliki hasil kamera yang sebanding dengan kamera standar. Seperti Nokia N8 yang mengusung teknologi ponsel kamera pertama untuk lensa 12MP. Dan merupakan salah satu kamera ponsel pertama yang memiliki fitur optic Carl Zeis dengan Xenon flash.
Beberapa sensor kamera ponsel dirancang untuk menyerupai kamera digital kompak dan memiliki kualitas dan fitur kamera yang baik seperti Sony Ericsson Cybershot. Tapi tahukah anda bahwa teknologi sensor kamera ponsel terdiri dari 2 jenis, yaitu jenis CCD dan CMOS.
CCD singkatan dari Charge Coupled Device dan CMOS singkatan dari Complementary Metal Oxide Semiconductor, merupakan dua teknologi sensor kamera yang berbeda untuk menangkap objek secara digital. Masing-masing memiliki kekuatan yang unik dan memiliki kelebihan masing-masin.
Kedua jenis sensor kamera ponsel tersebut dapat mengubah cahaya menjadi muatan listrik dan berproses menjadi sinyal elektronik. Dalam sensor CMOS, jumlah pixel yang ditransfer sangat terbatas dan akan dikonversi menjadi sinyal analog. Semua pixel dikhususkan untuk menangkap cahaya sehingga mendapatkan kualitas gambar yang tinggi. Keuntungan dari sensor CMOS adalah teknologinya lebih murah dibanding CCD. Sedangkan kekurangannya, karena sensor CMOS menangkap objek 1/50 per detik, maka akan menimbulkan gambar yang miring, tergantung arah kameranya. Misalkan ketika kita mengambil objek yang bergerak cepat, contohnya ketika mengambil poto sebuah mobil yang melaju kencang, mobil itu sendiri tidak akan terdistorsi, tetapi latar belakangnya akan miring.
Sensor CCD tidak memiliki masalah dengan itu. Sensor CCD dapat menangkap objek sekaligus kedalam satu bingkai. Beberapa perbedaannya antara lain :
- Sensor CCD memiliki kualitas yang tinggi tetapi dengan low-noise. Sensor CMOS rentan terhadap gangguan dan high-noise.
- Setiap pixel pada CMOS memiliki beberapa transistor yang terletak disampingnya, sehingga kepekaan cahaya dari CMOS menjadi lebih rendah.
- Konsumsi daya CMOS lebih kecil sehingga menghasilkan sensor berdaya rendah.
- CCD mengkonsumsi banyak daya, 100 kali lebih banyak dari CMOS.
- CMOS dapat dibuat di hampir seluruh produk sehingga cenderung lebih murah.
- CCD telah diproduksi lebih lama sehingga cenderung memiliki kualitas lebih baik.
Demikianlah uraian singkat mengenai sensor kamera ponsel. Semoga bermanfaat.
